Iklan

Dua Nelayan di Garut Selatan Tersambar Petir, Satu Orang Tewas

Garut Selatan
Selasa, 03 Maret 2020, 03:00 WIB Last Updated 2020-03-03T02:24:35Z
GARUTSELATAN.INFO - Tragis, dua orang nelayan asal Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut tersambar petir Senin (2/3/2020) sore saat tengah mencari ikan. Seorang nelayan meninggal dunia, sedangkan satu lainnya hanya mengalami luka di bagian tangan.

Seorang Nelayan Tersambar Petir di Perairan Taman Manalusu 

Komandan Koramil Pameungpeuk, Kapten Udin mengatakan bahwa peristiwa tersambarnya dua orang nelayan terjadi di tengah laut, tepatnya di lurusan Pantai Taman Manalusu Indah. Kedua nelayan yang tersambar petir adalah Dadan (55) dan Saiman (32). Keduanya diketahui merupakan warga Desa Jatimulya dan Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

"Keduanya berangkat dari Dermaga Pantai Santolo untuk mencari ikan. Saat berangkat sendiri cuacanya masih cerah, namun setelah memasuki perairan Taman manalusu cuaca berubah langsung turun hujan disertai petir" ucapnya.

Udin mengatakan salah satu kilatan petir menyambar kapal Putri Bungsu yang digunakan oleh Dadan dan Saiman.

Kilatan petir tersebut rupanya mengenai langsung Saiman. Dia pun mengalami luka bakar di bagian dada hingga mendekati leher. Saiman pun sempat akan terjatuh ke laut namun berhasil ditangkap Dadan.

Dadan yang selamat dari sambaran petir, saat itu langsung membawa korban menggunakan perahu Putri Bungsu untuk kembali ke Dermaga Pantai Santolo.

"Korban langsung dibawa ke Puskesmas Cikelet menggunakan mobil patroli milik Satpolairud Polres Garut untuk tindakan medis. Namun di Puskesmas Saiman dinyatakan meninggal dunia sehingga langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," ungkapnya.

Dengan adanya kejadian ini kami juga menghimbau kepada para nelayan untuk tidak memaksakan melaut disaat cuaca tengah hujan apalagi disertai petir, Lebih baik kembali ke daratan saja.

Disadur : merdeka.com
Komentar

Tampilkan

Terkini

Wisata Jabar

+