Iklan

Hasil Visum Seorang Pasien Suspect (Diduga) Corona Cianjur , Alhamdulilah Hasilnya Negativ

Garut Selatan
Rabu, 04 Maret 2020, 12:17 WIB Last Updated 2020-03-04T05:17:21Z
GARUTSELATAN.INFO- Pihak RSDH memastikan, pasien tersebut sempat jalani perawatan isolasi sejak 1 Maret 2020.
Namun, Alhamdulilah ahirnya terungkap status pasien tersebut negatif virus corona.



Pernyataan tersebut didukung Kemenkes, yang menegaskan pasien pria berusia 50 tahun itu bukan karena virus corona.


1. Sejak 1 Maret Mulai Di Rawat

Pasien dengan status virus corona yang sempat dirawat di Rumah Sakit Dr Hafiz (RSDH) Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia. Jenazah diantar dengan ambulans RSDH, menuju kediaman di kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020).
Pasien berusia 50 tahun meninggal dunia pada Selasa (3/3/2020), sekitar pukul 04.00 WIB.

Pasien meninggal setelah sempat menjalani perawatan di ruang isolasi sejak 1 Maret 2020.

"Sehingga pasien belum dipastikan apakah positif atau negatif (virus corona). Namun, statusnya memang sebagai pasien dalam pengawasan," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Yusman Faisal.



2. Bupati Cinajur Mendatangi Lokasi
Beliau sengaja datang untuk mengetahui informasi yang lebih jauh.

Menurut pak bupatai “Jadi, beliau ke Cianjur ini rencananya mau tetirah, sambil mau berobat alternatif,” 

Akan tetapi, selama berada di rumah saudaranya itu, kondisi kesehatannya malah menurun drastis, sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.



3. Setelah Pulang Dari Malaysia

Berdasar informasi yang diperoleh, pasien sebelumnya memiliki pernah bepergian ke ke Malaysia pada 14 hingga 17 Februari 2020.

Kemudian, saat kembali ke Indonesia, pria yang merupakan karyawan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut mengeluhkan sakit.

Pada 20 Februari 2020, pasien tersebut mengeluh sakit dengan indikasi demam dan batuk.

Setelah itu, pasien tersebut kemudian sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Bekasi.

Baca Juga : Taspen Pastikan PNS Akan Mendapat Rp 1 Miliar Saat Pensiun

Namun, sebelum benar-benar sembuh, pasien tersebut memilih berangkat ke Cianjur, Jawa Barat.

Saat berada di Cianjur, pasien tinggal untuk sementara di rumah kerabatnya.

Selama berada di rumah saudaranya itu, kondisi kesehatannya malah menurun drastis, sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Gejala yang dirasakannya lemas, sesak, dan ada keluhan di paru dan jantungnya,”

3. Pasti Meninggal bukan karena virus corona

 Setelah melakukan uji laboratorium, Kementerian Kesehatan memastikan pasien yang meninggal di rumah sakit Dr Hafiz (RSDH) Cianjur, negatif Covid-19.

"Yang dari Cianjur hasil pemantauan kita termasuk dalam 155 (spesimen) yang negatif," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2020).

Dihimpun dari berbagai sumber yang beredar dan akurat.
Komentar

Tampilkan

Terkini

Wisata Jabar

+