Iklan

Siswa SD Diizinkan Masuk Sekolah Paling Cepat September 2020

Garut Selatan
Rabu, 17 Juni 2020, 09:40 WIB Last Updated 2020-06-17T04:26:02Z
GARUTSELATAN.INFO - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memutuskan untuk memberikan izin kepada Pemerintah Daerah di zona hijau untuk membuka sekolah.

Siswa SD Diizinkan Masuk Sekolah Paling Cepat September 2020

Proses pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan mulai pada pertengahan Juli 2020 pada pendidikan tingkat atas, menengah, dan sederajat dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Tahap kedua pada pendidikan tingkat dasar dan sederajat dan tahap ketiga PAUD/TK itupun harus dilakukan sesuai dengan tahapan waktu yang telah ditentukan.

"Pembukaan sekolah di zona hijau itu bisa dinamis karena masing-masing tahapan ada jeda 2 bulan. Bulan Juli jenjang menengah dan atas kemudian September SD/MI serta November PAUD/TK. Jika ada penambahan kasus atau level resiko daerah tersebut naik dari zona hijau ke kuning, satuan pendidikan wajib ditutup kembali," ungkap Nadiem.

Hal ini telah diputuskan secara resmi oleh 4 kementerian yaitu Kemendikbud, Kemenag, Kemenkes dan Kemendagri. Tahun Ajaran baru tetap dilaksanakan pada 13 Juli 2020 meski proses pembelajaran hanya boleh dilaksanakan untuk wilayah berstatus zona hijau sedangkan untuk zona kuning, orange, dan merah pembelajarannya tetap dilakukan belajar dirumah.

Baca Juga : Bukit Parama Satwika, Pesona Wisata Unggulan Garut

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus tetap mengikuti protokol kesehatan diantaranya :

1. Ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan seperti toilet bersih, tempat cuci tangan, dan disinfektan;
2. Akses ke fasilitas kesehatan;
3. Warga sekolah diwajibkan memakai masker;
4. Memiliki pengukur suhu tembak;
5. Memetakan peserta didik/guru yang tidak boleh berkegiatan;
6. Kesepakatan dengan komite sekolah.

Pada artikel sebelumnya GSI telah membahas Keputusan Bersama 4 kementerian tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19. Panduan tersebut disusun dengan bertujuan agar satuan pendidikan siap menjalani NEW NORMAL kebiasaan baru.

Hasil Persentasi Mendikbud jumlah wilayah dengan zona hijau sangat sedikit sekali yakni sebesar 6 persen saja atau sebanyak 85 Kabupaten/Kota dan sisanya 94 persen berstatus zona kuning, orange dan merah sebanyak 429 Kabupaten/Kota. 
Komentar

Tampilkan

Terkini

Wisata Jabar

+