-->

Iklan

Waspada! Gunung Merapi Kapan Saja Bisa Meletus

Garut Selatan
Jumat, 10 Juli 2020, 19:10 WIB Last Updated 2020-07-10T12:10:20Z
GARUTSELATAN.INFO- terjadinya perubahan bentuk (deformasi) pada permukaan tubuh gunung api. Selain deformasi, juga ada deflasi.
Diperkirakan, deformasi akan mengikuti perilaku menjelang erupsi 2006.



Menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida, aktivitas Gunung Merapi kini memasuki babak baru.

Deformasi di puncak Merapi disebutnya terpantau sejak 22 Juni 2020 lalu. Yakni, aktivitas penggembungan permukaan tubuh gunung api sebagai akibat aktivitas magma.

Lalu, deflasi merupakan pengempisan permukaan tubuh gunung api akibat aktivitas magma bergerak kembali ke bawah.

Baca Juga: Objek Wisata Garut Di Evaluasi Akibat Lalainya Protokol Kesehatan

Potensi bahaya dari deformasi ini adalah berupa luncuran awan panas dari runtuhnya kubah lava. Juga guguran material akibat erupsi eksplosif.

BPPTKG memastikan, deformasi saat ini lebih mengikuti perilaku deformasi menjelang erupsi 2006. Begitu pula perilaku erupsi yang akan terjadi.

Diperkirakan juga, deformasi kali ini akan mengikuti perilaku erupsi ada tahun 2006.

Ketika itu, satu bulan menjelang erupsi 2006, deformasi terukur sepanjang 130 cm dari Pos Kaliurang (Sektor Selatan), dan 20 cm dari Pos Babadan (Sektor Barat Laut).
Komentar

Tampilkan

Terkini

Wisata Jabar

+