Iklan

Gunung Merapi Erupsi Dengan Tinggi Letusan 6000 Meter

Garut Selatan
Selasa, 03 Maret 2020, 11:46 WIB Last Updated 2020-03-03T07:36:24Z
GARUTSELATAN.INFO - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi atau BPPTKG Yogyakarta mengungkap kronologi erupsi Gunung Merapi, Selasa, 3 Maret 2020. Informasi sementara, erupsi Merapi terjadi pada tanggal 3 Maret 2020 pukul 05.22 WIB.

Merapi Muntahkan Lava

Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 450 detik. Teramati tinggi kolom erupsi lebih kurang 6.000 meter dari puncak. Awan panas guguran ke arah hulu Kali Gendol dengan jarak maksimal 2 kilometer.

"Arah angin saat erupsi ke utara," kata Hanik Humaida, Kepala BPPTKG dalam siaran kronologi erupsi Merapi, Selasa, 3 Maret 2020.


Dampak dari erupsi ini, sesuai catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta, terjadi persiapan pergerakan warga di lereng Merapi sisi timur, di titik kumpul. Tepatnya di wilayah Kalitengah Lor dan Kalitengah Kidul. Alat transportasi disiapkan secara mandiri oleh warga.

Baca Juga: Ternyata Ini Orang Yang Terkena Virus Corona Di Indonesia

"Pembagian masker oleh BPBD Sleman dan BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta di wilayah tersebut," kata kepala BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta Biwaea Yuswantana.

Sedangkan di wilayah tengah, yaitu di Umbulharjo dan Kepuharjo Cangkringan, terpantau tenang, tidak ada pergerakan warga. Di wilayah barat, yaitu Pakem, Turi dan Tempel, tidak ada pergerakan warga untuk mengungsi.

Berdasarkan informasi pergerakan abu (dari BMKG), bahwa abu bergerak ke arah barat daya dan tenggara. Sampai saat ini hujan abu tidak terjadi di wilayah DIY.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa di luar radius 3 kilometer dari Puncak Merapi, serta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.
Komentar

Tampilkan

Terkini

Wisata Jabar

+