Iklan

Luncurkan Roket, NASA akan Tabrakan Asteroid Misi Penyelamatan Bumi

Garut Selatan
Kamis, 25 Juni 2020, 19:19 WIB Last Updated 2020-06-25T12:19:56Z
GARUTSELATAN.INFO- Hal ini NASA lakukan sebagai rencana sebelum asteroid raksasa yang kini masih jauh, tidak memberi dampak kepada bumi ketika menabraknya.
Badan anariksa AS pernah mendiskusikan hal ini pada tahun 2019 dengan American Physical Society.
Foto ilustras asteroid


Para astronom menyadari hal ini pada tahun 2013 ketika sebuah asteroid yang tidak terdeteksi meledak di atas Oblast Chelyabinks Rusia.

Serangan asteroid yang tidak disangka-sanga bisa merusak lebih dari 7000 bangunan dalam radius yang cukup lebar.

Ketika batuan yang memiliki lebar 65,6 kaki (20 meter) meledak dengan kekuatan 30 kali bom jiroshima, pecahannya akan bisa melukai lebih dari 1.000 orang.

Baca Juga : Warga Garut Diduga Tewas Tersambar Kereta Api Saat Berolahraga Pagi

Dengan memperhatikan lebih pada asteroid sebelum kejadian itu benar-benar terjadi, mungkin bisa mengurangi jumlah kerusakan.

"Jika kita menemukan objek lainnya hanya beberapa hari dari benturan, itu sangat membatasi pihilan kita, jadi dalam upaya pencarian kita, kita harus fokus untuk menemukan NEO ketika mereka jatuh dari bumi, memberikan jumlah waktu maksimum dan membuka kemungkinan mitigasi yang lebih luas," ujar Mainzer.

NEOs atau 'Near-Earth Objects' adalah semua komet dan asteroid yang memotong orbitan bumi dan matahari.

Sebagian besar benda berbatu ini berasal dari sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter.

Asteroid dan komet berdiam di kehangatan radiasi inframerah matahari, yang kemudian dapat dilihat oleh NASA yang canggih dari NEOWISE.

"Dengan misi NEOWISE kita dapat melihat benda-benda terlepas dari warna permukaannya dan menggunakannya untuk mengukur ukuran dari sifat permukaan lainnya," imbuhnya.

Salah satu ide yang diusulkan adalah dengan menabrakan pesawat ruang angkasa khusus terhadap asteroid tersebut.
Komentar

Tampilkan

Terkini

Wisata Jabar

+