Iklan Header

Viral Hewan Mirip Cacing Keluarkan Cairan seperti Akar

Gee es
Senin, 05 April 2021, 18:38 WIB Last Updated 2021-04-05T11:39:12Z
Iklan
Iklan
Baca Juga
Iklan

Viral Hewan Mirip Cacing Keluarkan Cairan seperti Akar- Sebuah unggahan video mengenai binatang berbentuk seperti cacing yang saat disentuh mengeluarkan zat seperti cairan dalam tubuhnya, viral di aplikasi berbagi pesan TikTok.





“Guys jika kamu menemui binatang ini jangan sekali-kali kamu menyentuh menggunakan tangan kosong. Karena jika disentuh menggunakan tangan kosong dia akan mengeluarkan racun,” tulis akun tersebut.


Hingga kini postingan tersebut telah disukai lebih dari 54.300 pengguna dan mendapat 476 komentar warganet.



Beragam komentar terkait hewan tersebut muncul:


“Itu cacing di laut brow, dipegang jug GPP,, hadehh,” tulis akun dengan nama Bayu.


“Aku udah sering pegang bahkan tak pakai buat mancng kk,” tuis akun dengan nama Mencari cinta sejati yg tulus.




Dilansir pada laman kompas.com, Peneliti di Puslit Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Iin Inayat Al Hakim.


Iin menerangkan bahwa hewan dalam video viral tersebut adalah Nemertea.


“Yang di video itu Nemertea,” terangnya dilansir Kompas.com, Minggu (4/4/2021).




Iin menjelaskan, binatang tersebut pada zaman dahulu diklasifikasikan sebagai cacing atau takson vermes, karena memiliki bentuk yang memanjang.


Namun setelah perkembangan ilmu pengetahun dan penelitian klasifikasi hewan, nemertea tidak lagi termasuk dalam takson vermes, selain karena takson yang sudah tidak digunakan lagi.




“Setelah science berkembang, klasifikasi hewan berubah seiring dengan kemajuan science dan teknologi. Hewan di video termasuk Fila minor yang termasuk Filum Nemertea,” terangnya.


Lebih lanjut Iin menjelaskan bahwa Nemertea bukanlah hewan yang beracun sebagaimana disampaikan dalam video.




Adapun cairan yang terlihat keluar sebagaimana di video adalah perekat untuk melawan musuh atau predatornya.


“Itu perekat untuk menangkap musuh. Kalau kamu pegang juga keluar zat tersebut,” ujarnya.

Komentar

Tampilkan

Terkini

Teknologi

+